satis inner satis
Makelarjudi Situs Agen Judi Bola Online Terpercaya Indonesia
  • +855 77 238 128
  • +855 77 663 552
  • 2B37CDE7
  • +855 77 238 128
 
 

Max Allegri Keluhkan Penampilan Juventus yang Begitu Statis di Babak Kedua

Max Allegri tidak habis pikir dengan permainan setengah hati yang ditampilkan oleh skuad Juventus setelah memasuki babak kedua. Permainan seperti itulah yang membuat tim ini akhirnya kalah 4-1 menghadapi Real Madrid pada partai final Liga Champions.

Max Allegri Keluhkan Penampilan Juventus yang Begitu Statis di Babak Kedua

Max Allegri Keluhkan Penampilan Juventus yang Begitu Statis di Babak Kedua

Cristiano Ronaldo mencetak dua gol yang membuat Madrid berhasil melewati tim juara Italia tersebut pada partai final Liga Champions yang berlangsung di Cardiff. Hasil ini membuat tim Spanyol ini menjadi yang pertama yang berhasil meraih gelar juara Liga Champions dua musim berturut-turut.

Juve akhirnya kehilangan kesempatan untuk menjuarai treble untuk pertama kalinya sepanjang sejarah mereka. Selain itu, kekalahan ini juga menyempurnakan riwayat Juventus yang tidak pernah menang dalah lima final Liga Champions terakhir yang pernah mereka jalani.

“Pada babak pertama, kami bermain cantik. Pada babak kedua, kami bermain terlalu statis,” ujar Allegri. “Kami mampu bertahan selama 15 menit. Sebagaimana yang anda tahu, sepakbola bisa menjadi sebuah mimpi buruk. Tembakan Pjanic terpantul dan melebar, sementara tendangan Casemiro mengenai kaki pemain dan menjadi gol.”

“Kami tahu kami memainkan sebuah tim yang sangatlah kuat. Dalam perjalanan menuju final, sepetinya Juventus adalah tim favorit dan merupakan sebuah tim yang mendapatkan kesempatan untuk mencapai final. Kenyataannya adalah Real Madrid punya begitu banyak pemain penting. Jika seseorang menang Ballon d’Or dan mencetak begitu banyak gol, tentu saja itu adalah sebuah keuntungan yang besar.”

“Satu-satunya kritik yang bisa saya buat setelah kebobolan gol kedua, kami seharusnya tetap berada di permainan.”

Juventus tengah berusaha untuk meraih gelar treble pertama sepanjang sejarah mereka yang terdiri dari gelar Serie A, Coppa Italia, dan Lliga Champions. Meskipun gagal, Allegri menyatakan bahwa timnya mesti mengakhiri musim ini dengan bangga.

“Biarkan saya menyelamati anak asuh saya atas apa yang mereka lakukan di musim ini. Ini adalah sebuah musim yang luar biasa. Kami menang Serie A dan Coppa Italia dan mencapai final Liga Champions. Jadi saya harus berterima kasih pada mereka. Ini penting untuk mencapai final. Sayangnya, kami tidaklah memenangkannya.”