satis inner satis
Makelarjudi Situs Agen Judi Bola Online Terpercaya Indonesia
  • +855 77 238 128
  • +855 77 663 552
  • 2B37CDE7
  • +855 77 238 128
 
 

Timnas Inggris akan Menjadi Tim yang Sulit untuk Dikalahkan

Progres menjanjikan dari para pemain muda Inggris dalam beberapa tahun terakhir ternyata menimbulkan optimisme akan kesuksesan tim nasional sepakbola Inggris di masa depan. Hal tersebut setidaknya diyakini oleh Antonio Conte yang menyatakan bahwa keberhasilan tim muda Inggris pada akhirnya akan membuat skuad senior mereka “sangat sulit untuk dikalahkan”.

Kemenangan yang diraih Inggris atas Spanyol pada partai final Piala Dunia U-17 di minggu menjadi kelanjutan dari performa positif para pemain muda Inggris. Pada Juni yang lalu, tim U-20 Inggris juga berhasil meraih tropi juara dunia sementara timnas U-19 juga merengkuh gelar juara Eropa sebulan berikutnya. Hanya tim U-21 yang gagal meraih tropi juara Eropa karena dikalahkan oleh Jerman pada babak semifinal.

“Saya pikir sepakbola Inggris sedang berkembang dengan luar biasa karena ini bukan hanya hasil yang didapatkan oleh para pemain muda mereka. Tim U-19 juara, tim U-20 juara, dan tim U-21 juga bermain bagus pada kejuaraan Eropa,” ujar Conte.

“Itu artinya sepakbola Inggris sedang berkembang dan jauh lebih baik. Saya yakin kalau di masa depan tim nasional Inggris, tim utama, akan menjadi sangat sulit untuk dikalahkan.

“Saya beritahukan ini kepada anda karena Saya merupakan bekas pelatih tim nasional Italia dan Saya pikir, ketika anda punya perkembangan seperti ini, anda punya peluang yang sangat bagus untuk mempunyai tim yang kuat pada Piala Dunia berikutnya dan pada kompetisi lain yang diikuti timnas.”

Chelsea sendiri mengirimkan lima pemainnya pada skuad Piala Dunia U-17 Inggris yang diasuh oleh Steve Cooper. Kelimanya meliputi Marc Guehi, Jonathan Panzo, Conor Gallagher, George McEachran, dan Callum Hodson-Odoi. Tentu saja semua itu membuat Conte sangat puas.

“Saya sangat senang untuk kelima pemain kami. Saya sangat senang untuk akademi karena itu berarti akademi kami bekerja dengan sangat bagus.”

“Menghadapi Everton, Ethan Ampadu memainkan pertandingan pertamanya dan ia baru berusia 17 tahun. Jangan lupa juga bahwa itu kali pertama Saya tampil di Serie A, saat itu Saya baru berusia 16 tahun. Saya adalah orang terbaik untuk memberikan kemungkinan untuk hal seperti ini, jika Saya pikir